Bubbles Dive Center

Setelah hampir sepuluh tahun berdiri, kini Bubbles Dive Centre mengembangkan sayap dengan memindahkan lokasinya dari Cilandak Sport Centre menuju di bilangan Casablanca – Kuningan, Jakarta Selatan. Sebagaimana dikatakan Daniel Abimanyu Carnadie – akrab dipanggil Abi – sebagai pemilik dan pengelola, ia tidak ingin bertahan sebagai dive centre biasa. Sehingga diputuskan untuk membangun sebuah fasilitas yang berbeda dengan dive centre lainnya, sekaligus mempertegas komitmen untuk menyediakan ‘ quality diving services but with an equal ( reasonable ) price ‘.

Menempati luas lahan sebesar 600 meter persegi. Bubblea dive centre memiliki fasilitas untuk penjualan alat-alat selam (show room), 2 buah class room yang masing-masing di lengkapi dengan LCD TV 32 inci, lounge yang juga dapat di pergunakan untuk training dengan LCD TV 42 inci. Selain itu untuk alat bantu pengajaran menggunakan Apple TV pada tiap kelas.

Diving pool (dengan kedalaman 1,5 meter dan 7 meter) dengan kualitas air yang dijaga dan memastikan untuk tidak menggunakan bahan-bahan berbahaya di kolam. Ruang penyimpanan peralatan dan service yang terintegrasi dengan area pengisian tabung. Fasilitas toilet dan shower (cold and hot water) terpisah untuk pria dan wanita. Area parkir serta lahan terbuka yang cukup luas (taman). Semuanya terintegrasi pada konsep bangunan yang stylish, cozy dan tentunya exclusive. Pada dasarnya Abi ingin membuat perubahan dari konsep dive center yang ada (SCUBA Diving Redefined).
“ We will make sure that learning diving will never be the same “
“Diving is an extra ordinary activity for extra ordinary people, so we build an extra ordinary facility and services
” demikian paparannya.

Bubbles menawarkan produk produk Diving Courses (Recreational and Technical Diving), Diving Trip, Equipment Retail, Equipment maintenance & service, SCUBA tank re-fill and rental, Diving Equipment rental. Selain itu juga menyediakan jasa untuk U/W Photography dan Videography, serta Safety Diver untuk kegiatan bawah air.

Komitmen Bubbles dengan produk unggulan mereka yakni dive course/ training. Lebih lanjut Abi menjelaskan bahwa disini menjual kursus selam bukan sertifikat selam. Untuk itu kami selalu memastikan setiap diver yang menyelesaikan kursusnya dapat menyelam secara aman dan tidak overdependence kepada buddy mereka, apalagi Instructor atau Divemaster. Bubbles selalu konsisten dengan prinsip safe diving dalam tiap dive trip kami. Banyak dive operator yang mengesamping hal tersebut karena dianggap akan mengurangi unsur FUN, tapi menurut Abi SAFE itu merupakan persyaratan utama untuk bisa FUN. Having FUN alone is the easiest part.

Ini memang tidak mudah, melihat begitu banyak pertumbuhan dan persaingan bisnis menyelam di Indonesia. Ini berbanding terbalik dengan kesiapan infrastruktur, termasuk transportasi antar pulau, market yang terbatas dan masih belum banyak aturan yang jelas dalam usaha ini.
Abi berpendapat bahwa diving tidak bisa di jadikan aktifitas masal (mass acitivity), yang menentukan bukan jumlah, bukan banyak atau sedikitnya diver, tapi quality dari diver-nya. Jadi biarkan saja pasar yang mengarahkan, memang perlu waktu tapi nantinya akan terbentuk sesuai dengan kondisi pasar. Yang konsisten mempertahankan kualitas akan bertahan sedangkan yang memiliki strategi hit and run akan hilang dengan sendirinya. Ia mengakui walaupun nantinya akan muncul lagi usaha yang memiliki strategi sama , ini yang akan membuat bisnis ini menarik.

Bubbles saat ini memiliki beberapa Instructor, tapi yang full time hanya Abi sendiri dan Yeyen. Ia menargetkan sebelum pertengahan tahun depan akan memiliki 1 orang lagi.
Proses pengajaran di Bubbles selalu mengacu pada standar professional yang baik dan benar. Menggunakan sistem “mastery learning” berdasarkan objectives/ performance requirements dari tiap-tiap materi. Kalau students belum memenuhi objectives/ PR – nya, Instructor harus memberikan kesempatan untuk mengulang sampai students nya bisa menguasai materi tersebut. Setelah itu baru maju ke materi lain yang lebih kompleks.

Lebih jauh Abi meneruskan, untuk menjadi Diving Instructor tidak sulit, tapi menjadi full time Instructor di Bubbles, attitude dan experience merupakan dua pertimbangan utama. Skill dan knowledge bisa di pelajari, tapi tidak bisa berdiri sendiri, tanpa adequate experience dan attitude, kualitas Instructor akan sangat rendah. Pada level Instructor, Abi sendiri tidak percaya sistem instant seperti cross over. Hanya karena sudah memiliki sertifikat Instructor, tidak otomatis orang tersebut tetap qualified. Diving dan teaching experience nya sangat berpengaruh, dan untuk membuktikan harus lah melalui pengujian baik knowledge maupun skill.

Instructor yang tidak aktif mengajar, diving skill dan knowledge-nya akan berkurang ketajamannya. Ada peribahasa Jepang yang menyatakan bahwa “to teach is to learn”, dan ini menunjukkan bahwa Instructor yang aktif mengajar tentunya memiliki pengetahuan yang lebih dari yang Instructor yang lain.
Untuk memastikan bahwa seseorang itu qualified untuk menjadi Instructor (tidak ada conflict of interest), harus ada pembeda antara Instructor pengajar dan Instructor penguji. Instructor pengajar adalah Instructor Trainer/ Course Director yang qualified untuk menyampaikan materi Instructor Course, sedangkan pengujian harus di lakukan oleh seorang Instructor Examiner khusus dari organisasi selam bersangkutan. Hal ini perlu dilakukan untuk menjaga kualitas dari aktifitas ini yang sangat berkaitan dengan keamanan dan keselamatan pelakunya.
Instructor adalah role model, jadi konsistensi harus di jaga, tidak bicara A pada saat mengajar tapi melakukan X pada saat recreational diving.

Bubbles menyadari bahwa excellent services harus sejalan dengan kualitas lulusan akademinya. Ia juga tak melupakan bahwa kebutuhan recreational diving paling dominan di pasar. Trip trip dari ujung Sumatera sampai ujung timur di Papua dilakukan untuk menampung keinginan para pelaku penyelam untuk berpetualang di dunia bawah laut Indonesia. Bahkan Bubbles juga memberikan voucher sebanyak 3 buah untuk melakukan try out SCUBA kepada setiap student. Sehingga ia bisa membawa relasi, teman, keluarganya untuk mencoba.

Bubbles pada akhirnya menawarkan sebuah pengalaman sekaligus dasar edukasi penyelaman yang ideal. Ini bukan main main, banyak lulusan akademi Bubbles yang selalu mendapatkan nilai tambah tidak sekadar bisa menyelam. Misalnya bagaimana menumbuhkan pemahaman tentang lingkungan, keselamatan menyelam dan arti fun itu sendiri. Tertarik mencoba ?

Data diri :
Daniel Abimanju Carnadie or Abi
Tempat / Tanggal Lahir : Tanjung Pandan, tanggal 29 January 1972

Lulus training PADI Instructor pada tahun 1996, dan sejak tahun 1998 sampai sekarang memiliki rating PADI Master Instructor. Selain PADI, juga memiliki rating Instructor dari beberapa organisasi selam lainnya, misalnya : SDI-TDI Instructor Trainer, CMAS 2 star Instructor, dan PSAI Instructor Trainer.

Nama Istri : Maureen C Pa’at
Anak 1 : Jade Annabelle (perempuan)
Anak 2 : Kefas Parikesit Carnadie (laki-laki)

Bubbles (S-10860 )
PADI 5 star Dive Center
Jalan Guru Mughni no. 18
Karet Kuningan, Jakarta Selatan
021-529 222 33 (dengan Arie, Saca atau Yeyen)
bubbles@indosat.net.id
www.bubblesdivecenter.com

Share

  1. 0
    3 February 2023 21:23:01

    snovink

    Efferalgan for infants is usually made in the form of effervescent tablets, effervescent powder or suppositories cialis and viagra sales

  2. 0
    4 February 2023 03:44:32

    Plairty

    Some types of HPV are called high- risk types because they are strongly linked to cancers, including cancer of the cervix, vulva, and vagina in women, penile cancer in men, and cancers of the anus, mouth, and throat in both men and women us pharmacy viagra prazosin and timolol both increase anti hypertensive channel blocking

  3. 0
    4 February 2023 20:15:15

    Ornably

    stromectol prescribing information Natalie XuuNTgGJUiFUGHbGdD 6 19 2022

Latest

About

Dunia Laut berisi kumpulan cerita dan foto-foto tentang kekayaan alam hayati lautan Indonesia.

Blog ini dikelola oleh Iman Brotoseno, PADI Dive Instructor.

© Dunia Laut. Design by Muhammad Zamroni.