Maumere, Flores

Penerbangan menuju Maumere, Flores dapat ditempuh dengan Merpati melalui Denpasar kurang lebih sekitar satu setengah jam. Terletak di Teluk Maumere Laut Flores, udara kota ini terasa panas dan humid . Setelah kerusakan gempa bumi dan tsunami tahun 1992, yang menghancurkan sebagian ekosistem terumbu karangnya. Perlahan, regenerasi kehidupan bawah lautnya mulai menunjukan pertumbuhan.
Maumere salah satu tempat penyelaman yang patut dikunjungi dengan keanekaragaman – diversity – bawah lautnya.

Di Pangah Balang, kita harus melewati arus yang kencang sepanjang slopping walls sampai 28 meter banyak ditemui soft coral dengan warna warni yang mengagumkan. Sea fans dengan ukuran besar berdiri diantara terumbu karang.
Setelah menghabiskan pemandangan di kedalaman, saat menuju permukaan – tepat diatas pasir – kita melihat beberapa hiu dan eagle ray sedang bermalas malasan di tengah arus. Bumphead parrotfish sampai leaffish. Kadang garden eels muncul dari lubang lubang pasir. Beberapa small creatures dapat ditemui di sekitar shallows.

Wai Terang – Disini terletak bekas kapal transportasi logistik milik Jepang semasa Perang Dunia II. Wreck ini mulai terlihat di kedalaman 12 meter sampai 27 meter. Karena bentuk sedimen lumpur pasir disekitar wreck, tidak disarankan penyelaman dalam jumlah group diver yang banyak. Juga berhati hati dalam kicking yang akan membuat jarak pandang makin keruh.

Pulau Babi secara mengejutkan menunjukan pertumbuhan ekosistemnya setelah diterpa badai tsunami tahun 1992 yang membunuh ribuan penduduknya. Setelah lebih dari satu decade kini Pulau Babi menjadi salah satu dive site di sekitar Maumere.
Terumbu karang mulai sehat di Wall sampai kedalaman 50 meter. Snapper, angelfish, mooray eel, parrotfish dan damselfish dapat ditemui disekitar dinding wall.
Disini soft coral dan sponges, dan crinoids warna warni menjadi primadona disekitar wall. Arus bisa tiba tiba kencang yang sekaligus menyenangkan untuk drift dive.

INFO LAINNYA
– Waktu terbaik untuk menyelam di Flores dari April sampai Desember
– Terumbu karang : baik
– Bagus untuk Small animals, drift diving and snorkeling
– Tidak disarankan untuk beginner divers and non-diving activities
– Rekomendasi kedalaman 12 – 28 meter
– Visibility 10 – 30 meter
– Current bisa sangat kuat, demikian juga permukaan surface bisa menjadi rough
– Temperatur 25 – 30 C
– Ecperience level untuk Intermediate sampai ke advance

Yang menarik, jika menyelam di Maumere, jangan melewatkan untuk wisata darat. Kebudayaan tuanya, peninggalan sejarah jaman Portugis serta pemandangan alamnya yang indah. Dari Maumere di utara menuju Sikka di selatan untuk melihat gereja katolik yang pertama kali di didirikan di Indonesia oleh misionaris Portugis beberapa ratus tahun lalu. Perjalanan bisa ditempuh sekitar 1,5 jam melewati bukit bukit dan pantai karang. Dari sana bisa melewati Ledalero, menuju Bukit Maria dengan patung raksasa diatas bukit yang mengingatkan patung Jesus di Rio De Janeiro, Brazil.
Bagi mereka yang menyukai pendakian, bisa mampir ke Danau kawah Kelimutu yang legendaris, masih dalam jarak tempuh dekat dari Maumere.
Oh ya, jangan lupa membeli tenun ikat flores yang indah dan terkenal itu.

Share

  1. 0
    7 September 2009 17:35:06

    jeane

    bagus banget !!

  2. 0
    7 September 2009 17:35:58

    jeane

    send me some picture about this place…

  3. 0
    24 March 2010 12:02:48

    maharsi

    it’s great. send me all an information about flores. I will go there

  4. 0
    29 July 2010 23:54:47

    juklin

    keren abis

  5. 0
    30 July 2010 00:01:07

    juklin

    keren

Latest

About

Dunia Laut berisi kumpulan cerita dan foto-foto tentang kekayaan alam hayati lautan Indonesia.

Blog ini dikelola oleh Iman Brotoseno, PADI Dive Instructor.

© Dunia Laut. Design by Muhammad Zamroni.